Jika kemarin tidak berakhir seperti yang kamu inginkan, ingatlah jika Tuhan ingin kemarinmu sempurna, Dia tidak perlu ciptakan hari ini

Library

gravatar

Belajar Dari Domba (Motivasi)

Pada suatu siang seorang gembala sedang menggembalakan hewan-hewan peliharaannya.ada kambing,sapi,dan domba. Jam telah menunjukkan pukul dua belas siang dan matahari sangat terik, si gembala memutuskan untuk beristirahat sejenak, sambil menikmati santap siang yang telah dia persiapkan dari rumahnya.
Ketika dia selesai makan siang, dia melanjutkan tugasnya untuk menggembalakan hewan-hewannya,tetapi dia kaget setelah dia hitung semua jumlah hewannya,ternyata ada seekor domba yang hilang, gembala pun panik bukan main mencari kesana kemari dan ditemukanlah ternyata dombanya telah terjatuh kedalam sebuah sumur yang cukup dalam. Hewan itu menjerit karena telah terjatuh kedalam sumur yang dalam dan cukup lama. Si gembala kebingungan gimana cara untuk mengeluarkan domba ini.
Akhirnya, si gembala memutuskan bahwa domba itu sudah tua dan tidak perlu diselamatkan dan sumur juga perlu ditimbun/ditutup karena terlalu berbahaya bagi hewan-hewan yang lain. Ia mengajak teman-temannya untuk datang membantunya. Teman-temannya membawa sekop dan cangkul dan mulai menyekop tanah ke dalam sumur.
Pada mulanya, ketika si domba menyadari apa yang sedang terjadi, domba menjerit karena domba merasa bahwa dia akan tertimbun tanah dan mati didalam sumur. Tetapi kemudian, semua orang takjub, karena si domba menjadi diam.
Setelah beberapa sekop tanah lagi dituangkan ke dalam sumur,domba tetap diam walaupun punggungnya terus ditimpa oleh bersekop-sekop tanah dan kotoran,si domba melakukan sesuatu yang menakjubkan.
Ia mengguncang-guncangkan badannya agar tanah yang menimpa punggungnya turun ke bawah,lalu menaiki tanah itu. Timbunan- timbunan tanah yang telah terjatuh maka semakin lama timbunan tanah itu akan naik dan tinggi.
Sementara teman-teman si gembala terus menuangkan tanah kotor ke atas punggung hewan itu, si domba juga mengguncangkan badannya dan melangkah naik. Semua orang terpesona ketika si domba meloncati tepi sumur dan melarikan diri !
Didalam Kehidupan kita, hidup ini terus saja dan sering menuangkan tanah dan kotoran kepadamu, segala macam tanah dan kotoran. Cara untuk keluar dari ‘sumur’ menggambarkan (kesedihan,pergumulan, masalah, beban pikiran) adalah dengan cara mengguncangkan segala tanah dan kotoran dari diri kita (pikiran, dan hati kita) dan melangkah naik dari ‘sumur’ dengan menggunakan hal-hal tersebut sebagai pijakan.
Setiap masalah-masalah kita merupakan satu batu pijakan untuk melangkah. Kita dapat keluar dari ‘sumur’ yang terdalam dengan terus berjuang, jangan pernah menyerah !
Guncangkanlah hal negatif yang menimpa kita dan melangkahlah naik !!! setiap permasalahan jika disikapi dengan bijak maka akan ada jalan keluarnya yang membawa kita kepada next Level, one step ahead !!

source :http://www.pancawiramegahtama.com/2011/08/page/2


Artikel Terkait:

Terima kasih telah mengunjungi windeartfly.co.cc Silakan tinggalkan komentar jika anda berkenan

Berkomentarlah dengan baik dan sopan demi kenyamanan bersama.

Image and video hosting by TinyPic

Klik Disini untuk melihat ke situs resmi SUZUKI

Temukan Artikel yang Ingin Anda Cari Disini

Language Translate

Komunitas

Image and video hosting by TinyPic